» » » DIPATI PASIRLUHUR HADIR DI KESULTANAN DEMAK

DIPATI PASIRLUHUR HADIR DI KESULTANAN DEMAK



 Diceritakan Adipati Pasirluhur yang masih berada di Cibalunggung sedang ngobrol (wawan gunem) dengan Pangeran Makdum Wali dan Para Adipati daerah Pariyangan, sangat mengharapkan yang akan diutus ke Demak. Sudah agak lamu utusan baru melapor sambil membawa surat balasan dari Kanjeng Sultan Demak. Isi surat supaya Adipati Pasirluhur membuat tanda/batas tiang timur dan barat di Sungai Citarum (udug-udug Krawang).

Kurang lebih 3 tahun di daerah Pariyangan. Adipati Pasirluhur, Raden Banyak Belanak dan pangeran Makdum Wali berniat kembali ke Pasirluhur. Sesudah sampai di kota Pasirluhur, Adipati Raden Banyak Belanak langsung berangkat ke Demak memenuhi panggilan Sultan Demak dengan membawa para pengikut (prajurit).

Diceritakan sudah sampai di Kesultanan Demak Sang Adipati berkata bahwa ditugaskannya kepada supaya menaklukkan daerah Pariyangan sudah selesai dengan baik. Semua Adipati di daerah Pariyangan sudah tunduk patuh kepada Adipati Pasirluhur untuk memeluk agama Islam.

Sultan Demak sangat senang hati dan lebih salut kepada Sang Adipati Pasirluhur. Kemudian Adipati Pasirluhur ditugaskan lagi menaklukkan di sebelah timur, kira-kira tahun 1474.

Adapun para Adipati di sebelah timur yang ditaklukkan diantaranya:

1.    Adipati Gegelang

2.    Adipati Ponorogo

3.    Adipati Kajongan

4.    Adipati Pasuruan

5.    Adipati Embatembat

6.    Adipati Sulambitan

7.    Adipati Santenan

8.  Masih banyak lainya

Semua Adipati tersebut bersedia tunduk kepada Adipati Raden Banyak Belanak, bersedia masuk agama Islam. Sesudah sampai di Santenan (Pati) Sang Adipati Pasirluhur kemudian kembali ke Kesultanan Demak menghadap ke kanjeng Sultan Alam Akbar. Jerih payah Adipati Pasirluhur diterima.

Adipati Raden Banyak Belanak di Demak ikut serta membangun Masjid Demak kurang lebih tahun 1477 yang dikenal sampai sekarang.

Raden Banyak Belanak dipanggil Kanjeng Sultan Demak meminta agar mengerahkan bumi delapan ribu putri (bumi wolu ewu domas) dengan batas barat adalah tiang Krawang (udug Krawang), dan adapun batas timur adalah Tugu Mengangkang, yaitu gunung Sindoro Sumbing.

Harum dan hinanya nama yang dialunkan diserahkan sepenuhnya kepada Adipati Pasirluhur, Raden Banyak Belanak. Dengan dianugerahi gelar oleh Sultan Demak.


“PANGERAN SENOMPATI MANGKUBUMI”

1.    Pangeran berarti sejenis waliyullah

2.    Senopati Mangkubumi pernyataan Adipati Pasirluhur sejatinya adalah Bupati Agung yang merengkuh sekian banyak Adipati yang bersedia tunduk kepada Adipati Pasirluhur, Raden Banyak Belanak.

Disaksikan oleh para wali gelar “Pangeran Senopati Mangkubumi” disandang Raden Banyak Belanak. Selanjutnya Pangeran Senopati Mangkubumi (linilan) pulang ke Kadipaten Pasirluhur diserahi putri 8000 domas.

Bersambung ....PANGERAN SENOPATI MANGKU BUMI II/BANYAK GELEH ( PASIR LUHUR )


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Write a Comment